Dalam menghadapi dinamika penyakit infeksius yang terus berkembang, laboratorium kesehatan masyarakat membutuhkan sistem surveillance yang tidak hanya reaktif, tetapi juga adaptif terhadap perubahan genomik patogen terutama saat virus nipah kini melanda India.

Viral Surveillance Panel (VSP v2) merupakan solusi berbasis Next-Generation Sequencing (NGS) yang dirancang untuk mendukung surveillance multi-patogen secara komprehensif dalam satu workflow.

VSPv2 untuk Deteksi Virus Nipah

Pendekatan Pan-Viral dalam Satu Workflow

Berbeda dengan metode berbasis target tunggal, VSP v2 memungkinkan deteksi 200+ virus prioritas global, termasuk berbagai patogen zoonotik berisiko tinggi.

Keunggulan utama VSP v2 meliputi:

  • Hybrid capture enrichment dengan toleransi mismatch tinggi
  • Cakupan whole-genome untuk analisis komprehensif
  • Validasi pada sampel klinis, wastewater, dan lingkungan
  • Mendukung pendekatan One Health (manusia, hewan, lingkungan)

Pendekatan ini memungkinkan laboratorium memperluas cakupan surveillance tanpa perlu mengembangkan assay baru untuk setiap patogen yang muncul.

Mengapa Genomic Surveillance Semakin Krusial?

Dalam konteks outbreak modern, kemampuan mendeteksi keberadaan patogen saja tidak lagi cukup. Diperlukan pemahaman mengenai:

  • Pola mutasi
  • Evolusi virus
  • Jalur transmisi
  • Hubungan filogenetik antar kasus

Next-Generation Sequencing memungkinkan analisis whole-genome sehingga data yang diperoleh tidak hanya bersifat diagnostik, tetapi juga strategis untuk pengambilan keputusan kesehatan masyarakat.

Relevansi terhadap Ancaman Zoonotik seperti Virus Nipah

Kasus terbaru Nipah virus (NiV) di kawasan Asia Selatan kembali menyoroti pentingnya sistem surveillance yang adaptif terhadap keragaman genomik.

Sebagai virus zoonotik dengan tingkat mortalitas tinggi dan potensi transmisi antar manusia, Nipah memerlukan pendekatan surveillance yang mampu:

  • Mengantisipasi perubahan sekuens genom
  • Mengurangi risiko kegagalan deteksi akibat mutasi
  • Mendukung pelacakan outbreak berbasis data genomik

Dengan teknologi hybrid capture dan cakupan whole-genome, VSP v2 dirancang untuk tetap efektif bahkan ketika terjadi variasi genomik pada virus target. Dukungan analisis sekunder otomatis melalui DRAGEN™ Microbial Enrichment Plus App juga mempermudah interpretasi data, sehingga laboratorium dapat mempercepat waktu dari sequencing ke insight epidemiologis.

Menuju Sistem Surveillance yang Lebih Tangguh

Ancaman penyakit infeksius yang bersifat zoonotik diperkirakan akan terus meningkat. Oleh karena itu, investasi pada sistem genomic surveillance bukan hanya respons terhadap satu outbreak, melainkan strategi jangka panjang untuk kesiapsiagaan nasional.

Jika institusi Anda sedang mengevaluasi penguatan surveillance berbasis genomik, tim kami siap berdiskusi mengenai implementasi Viral Surveillance Panel (VSP v2) sesuai kebutuhan laboratorium Anda. Hubungi marketing@biosains.com